
Cara menyaring minyak jelantah yang tepat adalah dengan menggunakan saringan kawat halus, dilanjutkan dengan kain katun atau kertas filter untuk menghilangkan kotoran halus. Proses ini penting agar minyak tetap bersih dan memiliki nilai jual tinggi.
Minyak jelantah yang tidak disaring akan cepat berbau tengik dan ditolak oleh pengepul. Sebaliknya, minyak yang bersih bisa dihargai Rp 6.000/liter atau lebih.
Artikel ini akan membahas 5 metode menyaring minyak jelantah beserta tips praktis yang bisa Anda terapkan di rumah.
Mengapa Menyaring Minyak Jelantah Itu Penting?
Sebelum membahas cara menyaring, pahami dulu manfaatnya:
Manfaat Menyaring Minyak Jelantah
| Manfaat | Penjelasan |
|---|---|
| Minyak lebih awet | Kotoran mempercepat pembusukan |
| Mengurangi bau tengik | Sisa makanan sumber bau tidak sedap |
| Harga jual lebih tinggi | Pengepul menghargai minyak bersih |
| Lebih mudah disimpan | Tidak ada endapan di wadah |
| Proses daur ulang lebih baik | Kualitas biodiesel lebih tinggi |
Tanpa penyaringan, minyak jelantah bisa:
- ❌ Berbau sangat tengik dalam 2-3 hari
- ❌ Ditolak pengepul
- ❌ Dihargai lebih rendah
5 Cara Menyaring Minyak Jelantah
Metode 1: Saringan Kawat Halus (Dasar)
Alat yang dibutuhkan:
- Saringan kawat halus (mesh strainer)
- Wadah penampung (panci/mangkuk)
Langkah-langkah:
- Dinginkan minyak hingga suhu ruang (jangan saring saat panas!)
- Siapkan wadah penampung di bawah saringan
- Tuang minyak perlahan melalui saringan
- Ketuk-ketuk saringan untuk membantu aliran
- Buang sisa kotoran yang tertinggal di saringan
Kelebihan: Cepat, mudah, alat tersedia di dapur
Kekurangan: Hanya menyaring kotoran kasar
Metode 2: Kain Katun (Menengah)
Alat yang dibutuhkan:
- Kain katun bersih (bisa kain bekas yang sudah dicuci)
- Karet gelang
- Wadah penampung
Langkah-langkah:
- Lipat kain menjadi 2-3 lapis
- Tutup mulut wadah dengan kain, ikat dengan karet
- Tuang minyak perlahan di atas kain
- Tunggu hingga semua minyak tersaring
- Peras kain untuk mengambil sisa minyak
Kelebihan: Menyaring kotoran lebih halus
Kekurangan: Proses lebih lama, kain perlu dicuci
💡 Tips: Gunakan kain katun putih agar mudah melihat kotoran yang tertahan.
Metode 3: Kertas Filter/Coffee Filter (Terbaik)
Alat yang dibutuhkan:
- Kertas filter kopi (coffee filter)
- Corong plastik/stainless
- Botol atau wadah penampung
Langkah-langkah:
- Pasang kertas filter di dalam corong
- Letakkan corong di atas wadah penampung
- Tuang minyak sedikit demi sedikit
- Tunggu minyak meresap perlahan
- Ganti kertas filter jika sudah tersumbat
Kelebihan: Hasil paling bersih, kotoran halus tersaring
Kekurangan: Proses paling lama, perlu beli kertas filter
| Metode | Tingkat Kebersihan | Waktu | Biaya |
|---|---|---|---|
| Saringan kawat | ⭐⭐ | 2 menit | Gratis |
| Kain katun | ⭐⭐⭐ | 10 menit | Gratis |
| Coffee filter | ⭐⭐⭐⭐⭐ | 30 menit | Rp 5.000/pack |
Metode 4: Kombinasi (Direkomendasikan)
Untuk hasil terbaik, kombinasikan beberapa metode:
Langkah-langkah:
- Tahap 1: Saring dengan saringan kawat (buang kotoran kasar)
- Tahap 2: Saring ulang dengan kain katun (buang kotoran sedang)
- Tahap 3: Saring akhir dengan coffee filter (buang kotoran halus)
Hasil: Minyak sangat bersih, jernih, dan awet disimpan.
Metode 5: Menggunakan Bahan Alami
Beberapa bahan alami bisa membantu membersihkan minyak jelantah:
A. Tepung Tapioka/Kanji
- Panaskan minyak dengan api kecil
- Masukkan 1 sdm tepung tapioka per 500ml minyak
- Aduk perlahan, tepung akan menyerap kotoran
- Setelah tepung mengendap, saring minyak
B. Kulit Pisang
- Potong kulit pisang kecil-kecil
- Goreng sebentar dalam minyak jelantah
- Kulit pisang akan menyerap sebagian kotoran
- Angkat dan saring minyak
C. Kentang
- Potong kentang tipis-tipis
- Goreng dalam minyak jelantah
- Pati kentang membantu menyerap kotoran
- Angkat kentang dan saring minyak
⚠️ Catatan: Metode bahan alami hanya membantu, tetap perlu disaring dengan saringan/kain.
Tips Menyaring Minyak Jelantah
✅ Yang Harus Dilakukan:
- Saring segera setelah minyak dingin (jangan ditunda)
- Gunakan wadah bersih untuk menampung
- Saring di tempat berventilasi (aroma tidak sedap)
- Buang kotoran yang tertinggal di saringan
- Simpan dengan benar setelah disaring
❌ Yang Harus Dihindari:
- Jangan saring saat panas — risiko terbakar
- Jangan gunakan kain kotor — kontaminasi bakteri
- Jangan terburu-buru — biarkan minyak mengalir perlahan
- Jangan campur minyak baru dan lama — setelah disaring
Jadwal Menyaring Minyak Jelantah
| Sumber | Frekuensi Saring | Keterangan |
|---|---|---|
| Rumah tangga | Setiap habis menggoreng | 1-2 hari sekali |
| Warung kecil | 2x sehari | Pagi & sore |
| Restoran | Setiap sesi | 3-4x sehari |
| Hotel/katering | Setiap batch | Sesuai SOP |
Penyimpanan Setelah Menyaring
Setelah minyak disaring, simpan dengan benar:
- Gunakan wadah tertutup rapat — jerigen atau botol
- Simpan di tempat sejuk — jauh dari kompor/sinar matahari
- Label tanggal penyaringan — untuk tracking
- Jual dalam 1-2 minggu — jangan disimpan terlalu lama
📖 Baca panduan lengkap: Cara Menyimpan Minyak Jelantah Agar Tidak Bau
FAQ: Menyaring Minyak Jelantah
Apakah minyak yang sudah disaring bisa dipakai lagi untuk menggoreng?
Tidak disarankan. Penyaringan hanya membersihkan kotoran fisik, bukan menghilangkan kerusakan kimia. Minyak yang sudah dipakai 2-3 kali tetap tidak aman dikonsumsi lagi.
Berapa lama proses menyaring minyak jelantah?
Tergantung metode:
- Saringan kawat: 2-5 menit
- Kain katun: 10-15 menit
- Coffee filter: 30-60 menit
Apakah warna minyak akan kembali jernih setelah disaring?
Tidak. Penyaringan hanya menghilangkan kotoran padat. Warna gelap akibat oksidasi tidak bisa dihilangkan dengan penyaringan biasa.
Bagaimana jika tidak punya saringan kawat halus?
Gunakan alternatif:
- Saringan teh
- Saringan santan
- Kain kasa/perban
- Tisu dapur (beberapa lapis)
Kesimpulan
Cara menyaring minyak jelantah yang efektif adalah kombinasi saringan kawat, kain katun, dan coffee filter. Proses ini penting untuk menjaga kualitas minyak agar tidak cepat bau dan tetap layak jual.
Minyak jelantah yang bersih akan dihargai lebih tinggi oleh pengepul. Dengan sedikit usaha menyaring, Anda bisa memaksimalkan pendapatan dari minyak bekas.
📖 Baca juga: Panduan Lengkap Minyak Jelantah
Minyak Sudah Bersih? Jual ke Mijel.id! 💰
Setelah disaring, jangan simpan terlalu lama. Jual sekarang ke Mijel.id!
✅ Rp 6.000/liter untuk minyak berkualitas
✅ Jemput GRATIS area Jakarta
✅ Bayar TUNAI langsung di tempat