Cara Menyimpan Minyak Jelantah Agar Tidak Bau dan Awet

Table of Contents

Cara Menyimpan Minyak Jelantah

Cara menyimpan minyak jelantah yang benar adalah dengan menggunakan wadah tertutup rapat, meletakkan di tempat sejuk dan gelap, serta memastikan minyak sudah disaring dari kotoran. Penyimpanan yang tepat menjaga kualitas minyak hingga 2-4 minggu.

Banyak orang mengeluh minyak jelantah cepat berbau tengik. Padahal, dengan teknik penyimpanan yang benar, bau tidak sedap bisa diminimalkan dan nilai jual minyak tetap tinggi.

Artikel ini akan membahas panduan lengkap cara menyimpan minyak jelantah agar tetap berkualitas dan layak dijual.


Mengapa Penyimpanan Minyak Jelantah Penting?

Penyimpanan yang salah menyebabkan:

MasalahPenyebabDampak
Bau tengikOksidasi berlebihanDitolak pengepul
BerjamurKelembaban tinggiTidak layak jual
TerkontaminasiWadah kotorHarga turun drastis
TumpahWadah tidak amanKerugian material

Sebaliknya, penyimpanan yang benar memberikan:

  • ✅ Minyak tetap berkualitas
  • ✅ Tidak berbau menyengat
  • ✅ Harga jual maksimal (Rp 6.000/liter)
  • ✅ Mudah dijemput pengepul

Langkah-Langkah Menyimpan Minyak Jelantah

Langkah 1: Dinginkan Minyak Terlebih Dahulu

Jangan pernah menyimpan minyak saat masih panas!

  • Tunggu hingga suhu ruang (sekitar 30 menit)
  • Minyak panas bisa merusak wadah plastik
  • Uap panas menyebabkan kondensasi (air dalam wadah)

Langkah 2: Saring Minyak dari Kotoran

Sebelum disimpan, pastikan minyak sudah bersih:

  • Saring dengan saringan kawat (kotoran kasar)
  • Lanjutkan dengan kain katun (kotoran halus)
  • Buang semua sisa makanan

📖 Panduan lengkap: Cara Menyaring Minyak Jelantah

Langkah 3: Siapkan Wadah yang Tepat

Pilihan wadah terbaik untuk menyimpan minyak jelantah:

WadahRatingKeterangan
Jerigen HDPE⭐⭐⭐⭐⭐Terbaik, tahan lama
Botol plastik bekas⭐⭐⭐⭐Cukup baik, mudah didapat
Toples kaca⭐⭐⭐Bagus tapi mudah pecah
Ember plastik⭐⭐Kurang rapat, bau menyebar
Kantong plastikHindari, mudah bocor

Rekomendasi:

  • Jerigen 5 liter atau 10 liter
  • Botol bekas minyak goreng
  • Galon bekas air mineral

Langkah 4: Tuang dan Tutup Rapat

  • Tuang minyak perlahan ke dalam wadah
  • Sisakan ruang sekitar 2-3 cm dari bibir wadah
  • Tutup rapat-rapat (pastikan tidak ada celah)
  • Jika perlu, lapisi tutup dengan plastik wrap

Langkah 5: Pilih Lokasi Penyimpanan

Tempat ideal untuk menyimpan minyak jelantah:

✅ Lokasi yang Tepat:

  • Ruang tertutup berventilasi
  • Di bawah wastafel (bukan di atasnya)
  • Gudang atau garasi teduh
  • Lemari penyimpanan

❌ Lokasi yang Harus Dihindari:

  • Dekat kompor/sumber panas
  • Terkena sinar matahari langsung
  • Tempat lembab (kamar mandi)
  • Dekat bahan makanan

Langkah 6: Beri Label Tanggal

  • Tulis tanggal penyimpanan pada wadah
  • Ini membantu tracking umur simpan
  • Prioritaskan menjual minyak yang lebih lama

Berapa Lama Minyak Jelantah Bisa Disimpan?

Kondisi PenyimpananDurasi Aman
Wadah terbuka, suhu ruang2-3 hari
Wadah tertutup, suhu ruang1-2 minggu
Wadah tertutup, tempat sejuk2-4 minggu
Wadah tertutup, kulkas1-2 bulan

💡 Rekomendasi: Jual minyak jelantah dalam 1-2 minggu untuk kualitas optimal dan harga terbaik.


Tips Agar Minyak Jelantah Tidak Bau

1. Saring Segera Setelah Digunakan

Sisa makanan adalah sumber utama bau tidak sedap. Semakin cepat disaring, semakin minim bau.

2. Pastikan Wadah Benar-Benar Kering

Sebelum menuang minyak, pastikan wadah:

  • Sudah dicuci bersih
  • Dikeringkan sempurna (tidak ada tetesan air)
  • Tidak ada sisa bahan lain

Mengapa? Air mempercepat proses hidrolisis dan pembusukan.

3. Jangan Campur Minyak Beda Tanggal

  • Pisahkan minyak berdasarkan waktu penggunaan
  • Minyak lama bisa “menularkan” bau ke minyak baru
  • Gunakan wadah berbeda untuk setiap batch

4. Hindari Paparan Udara

  • Tutup wadah segera setelah menuang
  • Jangan buka-tutup wadah terlalu sering
  • Gunakan wadah dengan ukuran sesuai volume minyak

5. Tambahkan Bahan Penyerap Bau (Opsional)

Beberapa bahan alami bisa membantu menyerap bau:

  • Arang aktif (masukkan dalam kantong kain)
  • Daun pandan kering
  • Kulit jeruk kering

⚠️ Catatan: Metode ini opsional dan tidak menggantikan penyaringan yang benar.


Wadah Penyimpanan yang Direkomendasikan

1. Jerigen Plastik HDPE

Kelebihan:

  • Tahan lama dan kuat
  • Kapasitas besar (5-20 liter)
  • Mudah dibawa/dipindahkan
  • Murah dan mudah didapat

Cara mendapatkan:

  • Beli di toko plastik
  • Minta ke pengepul Mijel.id (tukar jerigen kosong)

2. Botol Bekas Minyak Goreng

Kelebihan:

  • Gratis (daur ulang)
  • Ukuran pas untuk rumah tangga
  • Tutup biasanya masih bagus

Tips:

  • Cuci bersih sebelum digunakan
  • Gunakan yang masih ada tutupnya

3. Galon Air Mineral Bekas

Kelebihan:

  • Kapasitas besar (19 liter)
  • Kokoh dan tahan lama
  • Mulut lebar mudah dituang

Kekurangan:

  • Tutup kurang rapat
  • Perlu diberi segel tambahan

Kesalahan Umum Menyimpan Minyak Jelantah

KesalahanDampakSolusi
Wadah tidak tertutup rapatOksidasi cepat, bau menyebarGunakan tutup yang rapat + plastik wrap
Simpan dekat komporMinyak cepat rusakPindahkan ke tempat sejuk
Tidak disaringBau tengik parahSelalu saring sebelum simpan
Campur minyak baru + lamaSemua minyak jadi bauPisahkan berdasarkan tanggal
Simpan terlalu lamaKualitas menurunJual dalam 1-2 minggu

Checklist Penyimpanan Minyak Jelantah

Pastikan Anda sudah melakukan semua langkah berikut:

  •  Minyak sudah dingin (suhu ruang)
  •  Minyak sudah disaring dari kotoran
  •  Wadah bersih dan kering
  •  Wadah tertutup rapat
  •  Disimpan di tempat sejuk dan gelap
  •  Tidak dekat sumber panas
  •  Ada label tanggal penyimpanan
  •  Direncanakan jual dalam 1-2 minggu

FAQ: Menyimpan Minyak Jelantah

Apakah minyak jelantah boleh disimpan di kulkas?

Boleh. Suhu dingin memperlambat oksidasi dan pembusukan. Minyak bisa bertahan hingga 1-2 bulan di kulkas. Namun, minyak akan mengental dan perlu dihangatkan sebelum dijual.

Bagaimana cara menghilangkan bau minyak jelantah yang sudah terlanjur bau?

Sayangnya, minyak yang sudah sangat bau sulit dipulihkan. Pencegahan lebih baik dari pengobatan. Tetapi, Anda bisa coba:

  • Menyaring ulang dengan arang aktif
  • Menambahkan daun pandan saat penyimpanan
  • Menjual segera meskipun harga lebih rendah

Apakah minyak jelantah beku masih layak dijual?

Ya, minyak yang membeku karena suhu dingin masih layak jual. Biarkan mencair di suhu ruang sebelum ditimbang dan dijual.

Berapa volume ideal per wadah?

  • Rumah tangga: 1-5 liter per wadah
  • Warung kecil: 5-10 liter per wadah
  • Restoran: 10-20 liter per wadah

Sesuaikan dengan kecepatan pengumpulan agar tidak terlalu lama disimpan.


Kesimpulan

Cara menyimpan minyak jelantah yang benar meliputi: menyaring terlebih dahulu, menggunakan wadah tertutup rapat, dan menyimpan di tempat sejuk serta gelap. Dengan penyimpanan yang tepat, minyak bisa bertahan 2-4 minggu tanpa bau berlebihan.

Jangan simpan terlalu lama. Semakin cepat dijual, semakin tinggi kualitas dan harga yang Anda dapatkan.

📖 Baca juga: Panduan Lengkap Minyak Jelantah


Minyak Sudah Terkumpul? Jual Sekarang! 💰

Jangan tunggu sampai bau! Jual ke Mijel.id selagi masih berkualitas:

✅ Rp 6.000/liter — harga terbaik
✅ Jemput GRATIS — area Jakarta sameday
✅ Bayar TUNAI — langsung di tempat

Picture of Tim  Admin Cureahh

Tim Admin Cureahh

siap membantu Anda menjual minyak jelantah dengan harga terbaik. Kami melayani Jakarta dan sekitarnya dengan jemput gratis, bayar cash langsung. Punya pertanyaan seputar jelantah? Hubungi kami via WhatsApp 0812-9565-7833.