Harga Minyak Jelantah Rp 7.500-8.000/L | Jemput Gratis Jakarta 2026
Harga Minyak Jelantah Terbaru di Jabodetabek 2026
Terakhir diperbarui: 23 Januari 2026 pukul 14:30 WIB | Penulis: Tim CUREAHH | Waktu baca: 15 menit
Mencari informasi harga minyak jelantah terbaru di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi? Anda berada di tempat yang tepat. Artikel ini menyajikan daftar harga minyak jelantah per liter yang berlaku saat ini, lengkap dengan faktor-faktor yang mempengaruhi harga dan cara mendapatkan harga terbaik untuk jelantah Anda.
Minyak jelantah atau minyak goreng bekas kini memiliki nilai ekonomi tinggi karena dapat diolah menjadi biodiesel. Tidak heran jika semakin banyak rumah tangga, warteg, restoran, hingga hotel yang mulai mengumpulkan dan menjual jelantah mereka daripada membuangnya begitu saja.Minyak jelantah kini memiliki nilai ekonomi tinggi - Rp 7.500-8.000 per liter
Berikut adalah harga minyak jelantah terbaru yang berlaku di wilayah Jabodetabek per Januari 2026:
Harga Standar CUREAHH
Kategori Volume
Rentang Volume
Harga/Liter
Total Pendapatan
Volume Kecil
40 - 100 Liter
Rp 7.500
Rp 300.000 - Rp 750.000
Volume Menengah
100 - 200 Liter
Rp 7.600
Rp 760.000 - Rp 1.520.000
Volume Besar
200 - 500 Liter
Rp 7.800
Rp 1.560.000 - Rp 3.900.000
Volume Premium
500 - 1.000 Liter
Rp 8.000
Rp 4.000.000 - Rp 8.000.000
Harga Per Jerigen
Jumlah Jerigen
Total Volume
Harga/Liter
Total Harga
2 Jerigen (40L)
40 liter
Rp 7.500
Rp 300.000
5 Jerigen (100L)
100 liter
Rp 7.500
Rp 750.000
10 Jerigen (200L)
200 liter
Rp 7.600
Rp 1.520.000
25 Jerigen (500L)
500 liter
Rp 7.800
Rp 3.900.000
30 Jerigen (600L)
600 liter
Rp 8.000
Rp 4.800.000
50 Jerigen (1000L)
1.000 liter
Rp 8.000
Rp 8.000.000
Catatan Penting: Jerigen 18 liter yang diisi penuh dihitung sebagai 20 liter karena volume aktual minyak yang bisa ditampung mencapai 20 liter ketika benar-benar penuh.
Untuk memudahkan perhitungan, berikut estimasi pendapatan berdasarkan volume jelantah yang Anda miliki:
Kategori Volume Kecil (40-100 Liter)
Volume
Jumlah Jerigen
Harga/Liter
Total Pendapatan
40 Liter
2 jerigen penuh
Rp 7.500
Rp 300.000
60 Liter
3 jerigen penuh
Rp 7.500
Rp 450.000
80 Liter
4 jerigen penuh
Rp 7.500
Rp 600.000
100 Liter
5 jerigen penuh
Rp 7.500
Rp 750.000
Kategori Volume Menengah (100-500 Liter)
Volume
Jumlah Jerigen
Harga/Liter
Total Pendapatan
150 Liter
7-8 jerigen
Rp 7.600
Rp 1.140.000
200 Liter
10 jerigen
Rp 7.600
Rp 1.520.000
300 Liter
15 jerigen
Rp 7.800
Rp 2.340.000
400 Liter
20 jerigen
Rp 7.800
Rp 3.120.000
500 Liter
25 jerigen
Rp 7.800
Rp 3.900.000
Kategori Volume Besar (500-1.000 Liter) - HARGA PREMIUM
Volume
Jumlah Jerigen
Harga/Liter
Total Pendapatan
600 Liter
30 jerigen
Rp 8.000
Rp 4.800.000
700 Liter
35 jerigen
Rp 8.000
Rp 5.600.000
800 Liter
40 jerigen
Rp 8.000
Rp 6.400.000
900 Liter
45 jerigen
Rp 8.000
Rp 7.200.000
1.000 Liter
50 jerigen
Rp 8.000
Rp 8.000.000
Tips Harga Premium: Kumpulkan jelantah hingga mencapai 500 liter atau lebih untuk mendapatkan harga premium Rp 8.000/liter. Selisih bisa sangat signifikan untuk volume besar! Contoh: 600 liter dengan harga Rp 8.000/L = Rp 4.800.000 (vs Rp 4.560.000 jika harga Rp 7.600/L) = Selisih Rp 240.000!
Faktor yang Mempengaruhi Harga Minyak Jelantah
Harga minyak jelantah tidak selalu sama. Ada beberapa faktor utama yang menentukan berapa harga yang akan Anda terima:
1. Volume Penjualan
Volume adalah faktor terpenting dalam penentuan harga. Semakin besar volume yang Anda jual, semakin tinggi harga per liternya.
Struktur Harga Berdasarkan Volume:
40 - 100 Liter: Rp 7.500/liter
100 - 200 Liter: Rp 7.600/liter
200 - 500 Liter: Rp 7.800/liter
500 - 1.000 Liter: Rp 8.000/liter
Mengapa volume besar mendapat harga lebih tinggi? Karena efisiensi logistik. Biaya operasional untuk menjemput 1.000 liter tidak jauh berbeda dengan menjemput 100 liter, sehingga margin yang lebih besar bisa dibagi ke penjual.
2. Kualitas Minyak Jelantah
Kualitas jelantah sangat mempengaruhi harga jual. Pabrik biodiesel memiliki standar tertentu untuk bahan baku yang mereka terima.
Kriteria Jelantah Berkualitas Tinggi:
Warna: Kuning kecoklatan, tidak hitam pekat. Warna lebih terang = harga lebih tinggi
Kandungan Air: Minimal (<1%). Tanpa air = harga maksimal
Kotoran: Tidak ada ampas makanan. Bersih = harga terbaik
Bau: Tidak tengik berlebihan. Segar = nilai plus
Kekentalan: Tidak terlalu kental. Normal = lebih diminati
Jelantah yang TIDAK Diterima atau Mendapat Potongan Harga:
Tercampur air dalam jumlah banyak
Mengandung sisa makanan, tepung, atau abu
Sudah mengendap dan berbau sangat tengik
Tercampur minyak jenis lain (oli, minyak tanah)
3. Lokasi Penjemputan
Lokasi juga mempengaruhi harga karena berkaitan dengan biaya transportasi.
Zona Harga Berdasarkan Lokasi:
Zona Premium: Dekat dengan warehouse CUREAHH (Jakarta Barat, Jakarta Utara)
Zona Standar: Jangkauan normal (Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur)
Zona Bodetabek: Sesuai jadwal rutin (Tangerang, Depok, Bekasi, Bogor Kota)
Catatan: CUREAHH memberikan harga yang sama untuk seluruh Jabodetabek tanpa potongan biaya transportasi. Penjemputan GRATIS!
4. Frekuensi Penjualan
Pelanggan yang rutin menjual jelantah ke CUREAHH berpotensi mendapatkan keuntungan lebih:
Jadwal penjemputan prioritas - Tidak perlu menunggu lama
Hubungan baik dengan tim - Proses lebih cepat
Potensi harga kontrak - Untuk volume konsisten bulanan
5. Kondisi Pasar Global
Harga minyak jelantah juga dipengaruhi oleh faktor eksternal:
Harga CPO (Crude Palm Oil) internasional
Permintaan biodiesel global
Kebijakan B40 pemerintah Indonesia
Nilai tukar Rupiah terhadap Dollar
Perbandingan Harga Antar Pengepul di Jabodetabek
Sebelum menjual jelantah, penting untuk membandingkan harga dan layanan dari berbagai pengepul. Berikut perbandingan jujur berdasarkan survei pasar:
CUREAHH vs Pengepul Lain - Perbandingan Lengkap
CUREAHH vs Pengepul Biasa vs Tengkulak Keliling
Aspek
CUREAHH
Pengepul Biasa
Tengkulak Keliling
Harga Per Liter
Rp 7.500 - 8.000
Rp 5.000 - 6.500
Rp 4.000 - 5.000
Minimal Volume
40 liter (jelas)
Tidak jelas
Bebas
Biaya Jemput
GRATIS
Ada biaya
Tidak ada jemput
Pembayaran
Cash di tempat
Transfer/menunggu
Cash tapi potong
Timbangan
Digital tersertifikasi
Manual
Perkiraan
Bukti Transaksi
Nota resmi
Tidak ada
Tidak ada
Pengolahan
100% Biodiesel (ISCC)
Tidak jelas
Tidak jelas
Rating Google
4.9 (500+ ulasan)
Tidak ada
Tidak ada
Mengapa Harga CUREAHH Lebih Tinggi?
1. Pengepul Tangan Pertama
CUREAHH membeli langsung dari Anda tanpa perantara. Tidak ada tengkulak yang mengambil margin di tengah.
2. Supply Chain Jelas
Jelantah langsung dikirim ke pabrik biodiesel bersertifikat ISCC, bukan dijual ke pihak ketiga yang tidak jelas.
3. Volume Besar
Dengan 50.000+ liter per bulan dan 500+ mitra aktif, CUREAHH memiliki bargaining power untuk mendapatkan harga terbaik dari pabrik.
4. Efisiensi Operasional
Sistem manajemen modern dan rute pengambilan yang teroptimasi memungkinkan biaya operasional lebih rendah.
Total Pendapatan = Volume (Liter) × Harga Per Liter
Contoh Perhitungan
Kasus 1: Warteg dengan 3 Jerigen Penuh Per Bulan
Volume: 3 jerigen × 20 liter = 60 liter
Harga: Rp 7.500/liter
Pendapatan: 60 × Rp 7.500 = Rp 450.000/bulan
Kasus 2: Restoran dengan 10 Jerigen Per Bulan
Volume: 10 jerigen × 20 liter = 200 liter
Harga: Rp 7.600/liter
Pendapatan: 200 × Rp 7.600 = Rp 1.520.000/bulan
Kasus 3: Hotel dengan 30 Jerigen Per Bulan (HARGA PREMIUM!)
Volume: 30 jerigen × 20 liter = 600 liter
Harga: Rp 8.000/liter (masuk kategori premium!)
Pendapatan: 600 × Rp 8.000 = Rp 4.800.000/bulan
Estimasi Pendapatan Per Jenis Usaha
Jenis Usaha
Volume/Bulan
Harga/Liter
Pendapatan/Bulan
Pendapatan/Tahun
Rumah Tangga (gabungan 5 KK)
40-100 liter
Rp 7.500
Rp 300.000-750.000
Rp 3,6-9 juta
Warteg/Angkringan
100-200 liter
Rp 7.600
Rp 760.000-1.520.000
Rp 9,12-18,24 juta
Restoran Kecil
200-400 liter
Rp 7.800
Rp 1.560.000-3.120.000
Rp 18,72-37,44 juta
Restoran Menengah
400-600 liter
Rp 7.800-8.000
Rp 3.120.000-4.800.000
Rp 37,44-57,6 juta
Hotel/Katering
600-1.000 liter
Rp 8.000
Rp 4.800.000-8.000.000
Rp 57,6-96 juta
Pabrik Makanan
1.000-2.000 liter
Rp 8.000+
Rp 8.000.000-16.000.000
Rp 96-192 juta
Tips Mendapatkan Harga Tertinggi untuk Jelantah
Ingin mendapatkan harga maksimal untuk jelantah Anda? Ikuti tips berikut:
1. Jaga Kualitas Minyak
Yang Harus Dilakukan:
Saring minyak setelah menggoreng untuk membuang sisa makanan
Simpan dalam wadah tertutup rapat (jerigen atau drum plastik)
Hindari paparan sinar matahari langsung
Jual maksimal dalam 2 bulan setelah penggunaan terakhir
Yang Harus Dihindari:
Mencampur jelantah dengan air
Menyimpan dalam wadah terbuka
Mencampur dengan minyak jenis lain
Menyimpan terlalu lama hingga tengik
2. Kumpulkan Volume Lebih Besar
Strategi Meningkatkan Volume:
Gabung dengan tetangga: Koordinasi dengan 5-10 rumah tangga - Potensi: +40-100 liter/bulan
Kerja sama antar warung: Ajak 2-3 warteg sekitar - Potensi: +60-150 liter/bulan
Jadi koordinator RT: Kumpulkan dari seluruh RT - Potensi: +100-200 liter/bulan
Kerja sama dengan apartemen: Hubungi building management - Potensi: +200-500 liter/bulan
Keuntungan Volume 500+ Liter:
Harga naik menjadi Rp 8.000/liter
Selisih Rp 200-500/liter bisa sangat signifikan
Contoh: 600 liter × Rp 200 selisih = bonus Rp 120.000!
3. Jadwalkan Penjualan Rutin
Buat jadwal tetap untuk penjualan, misalnya:
Setiap 2 minggu sekali
Setiap tanggal 1 dan 15
Setiap hari Jumat
Keuntungan jadwal rutin:
Cash flow lebih teratur
Tidak perlu menyimpan terlalu lama
Hubungan baik dengan pengepul
4. Pilih Pengepul Terpercaya
Checklist Memilih Pengepul:
Harga transparan dan kompetitif
Timbangan digital yang bisa dilihat langsung
Pembayaran cash tanpa potongan
Ada bukti transaksi/nota
Jelas kemana jelantah diolah
Memiliki review positif
5. Pantau Harga Pasar
Harga jelantah bisa berfluktuasi. Faktor yang mempengaruhi:
Harga minyak goreng di pasaran
Permintaan biodiesel
Musim (lebaran, natal biasanya harga stabil/naik)
Tips: Hubungi CUREAHH secara berkala untuk update harga terkini.
Tren Harga Minyak Jelantah 2024-2026
Grafik tren harga minyak jelantah 2024-2026
Pergerakan Harga
Periode
Harga
Keterangan
Januari 2024
Rp 6.000 - 6.500/liter
Awal tahun stabil
Juli 2024
Rp 6.500 - 7.000/liter
Kenaikan permintaan biodiesel
Januari 2025
Rp 7.000 - 7.500/liter
Implementasi B35
Juli 2025
Rp 7.200 - 7.700/liter
Persiapan B40
Januari 2026 (HARGA SAAT INI)
Rp 7.500 - 8.000/liter
Harga tertinggi dalam 2 tahun terakhir
Faktor Pendorong Kenaikan Harga
1. Kebijakan B40 Pemerintah
Pemerintah Indonesia menargetkan campuran biodiesel 40% (B40) dalam solar pada 2026. Ini meningkatkan permintaan bahan baku biodiesel termasuk minyak jelantah.
2. Permintaan Ekspor
Biodiesel Indonesia diminati pasar Eropa dan Asia untuk memenuhi target energi terbarukan mereka.
3. Kesadaran Lingkungan
Semakin banyak perusahaan dan masyarakat yang sadar pentingnya ekonomi sirkular dan daur ulang limbah.
Proyeksi Harga 2026-2027
Berdasarkan tren saat ini, harga minyak jelantah diperkirakan akan:
Stabil di kisaran Rp 7.500 - 8.500 untuk tahun 2026
Berpotensi naik jika implementasi B40 berjalan lancar
Tetap kompetitif dibanding negara lain
Cara Jual Jelantah ke CUREAHH
3 Langkah Mudah Jual Jelantah - Hanya 1-3 Jam!
Proses Penjualan (1-3 Jam dari Chat sampai Terima Uang)
Selain mendapat uang, menjual jelantah juga memberikan dampak positif untuk lingkungan:
Setiap 100 Liter Jelantah yang Anda Jual:
Air yang diselamatkan
100 juta liter air bersih
Setara menanam
12 pohon (1 tahun)
CO₂ dikurangi
252 kg emisi karbon
Solar digantikan
90 liter solar fosil
Bahaya Jika Jelantah Dibuang Sembarangan
Mencemari 1 juta liter air per liter jelantah
Merusak ekosistem sungai dan laut
Menyumbat saluran pembuangan
Berpotensi disalahgunakan menjadi minyak goreng ilegal
500+ Pelanggan Puas - Rating 4.9 Google Reviews
FAQ Seputar Harga Minyak Jelantah
Berapa harga jual minyak jelantah hari ini?
Jawaban: Harga saat ini Rp 7.500–8.000 per liter tergantung volume dan kualitas. Volume 40-100L: Rp 7.500/L, 100-200L: Rp 7.600/L, 200-500L: Rp 7.800/L, 500-1000L: Rp 8.000/L. Hubungi WhatsApp kami di 0812-9565-7833 untuk quote pasti sesuai kondisi jelantah Anda.
Berapa harga 1 jerigen minyak jelantah?
Jawaban: Jerigen 18 liter yang diisi penuh dihargai Rp 135.000 - 150.000 tergantung kualitas jelantah. Harga bisa lebih tinggi jika jelantah bersih dan tidak tercampur air.
Berapa minimal volume untuk dijemput gratis?
Jawaban: Minimal 40 liter untuk penjemputan gratis di seluruh Jabodetabek. Kurang dari 40 liter bisa antar langsung ke drop point kami di Jl. Kali Sekretaris No.5b, Duri Kepa, Jakarta Barat.
Apakah ada biaya jemput?
Jawaban: Tidak ada biaya tambahan. Layanan penjemputan 100% gratis tanpa potongan untuk volume minimal 40 liter di seluruh Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi). Harga yang disepakati adalah harga final yang Anda terima.
Bagaimana cara pembayarannya?
Jawaban: Pembayaran dilakukan langsung di tempat setelah proses penimbangan selesai. Bisa cash atau transfer bank instant tanpa potongan apa pun. Proses dari penimbangan hingga terima uang hanya 15 menit.
Apakah CUREAHH aman dan terpercaya?
Jawaban: Sangat aman dan terpercaya. CUREAHH adalah pengepul minyak jelantah resmi dengan sistem transparan, timbangan digital yang bisa dilihat langsung, pembayaran cash di tempat tanpa potongan, rating Google 4.9 dari 500+ review, dan telah melayani 500+ mitra aktif di Jabodetabek sejak 2022.
Kenapa harga CUREAHH lebih tinggi dari pengepul lain?
Jawaban: Karena CUREAHH adalah pengepul tangan pertama yang membeli langsung tanpa perantara. Tidak ada tengkulak yang mengambil margin di tengah. Kami langsung supply ke pabrik biodiesel, jadi bisa kasih harga lebih baik ke pelanggan.
Apa saja syarat minyak goreng bekas yang diterima CUREAHH?
Jawaban: Syarat minyak jelantah yang diterima: tidak tercampur air berlebihan (maksimal 5%), tidak mengandung kotoran padat seperti bumbu atau makanan, disimpan dalam wadah tertutup rapat, dan minimal 40 liter untuk jemput gratis. Kualitas lebih baik (bersih, tidak terlalu gelap) mendapat harga lebih tinggi.
Apakah jelantah dari rumah tangga diterima?
Jawaban: Ya. CUREAHH menerima minyak jelantah dari rumah tangga, warteg, restoran, hotel, katering, pabrik makanan, dan bisnis kuliner lainnya dengan minimal 40 liter untuk jemput gratis. Untuk rumah tangga, bisa gabung dengan tetangga untuk mencapai minimal volume.
Kemana jelantah setelah dijual ke CUREAHH?
Jawaban: 100% minyak jelantah dari CUREAHH diekspor ke pabrik biodiesel bersertifikat ISCC (International Sustainability & Carbon Certification) di Eropa dan Asia. Diolah menjadi biodiesel B30/B40 untuk kendaraan diesel, PLTU, dan genset. Tidak pernah dijual kembali untuk konsumsi manusia atau menjadi minyak goreng curah ilegal.
Berapa lama proses penjemputan minyak jelantah?
Jawaban: Proses penjemputan biasanya 1-3 jam dari konfirmasi via WhatsApp sampai Anda menerima uang. Untuk wilayah Jakarta Pusat-Barat-Utara biasanya 1-2 jam, sedangkan untuk Bodetabek (Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) 2-3 jam tergantung lalu lintas.
Apakah ada harga khusus untuk pelanggan tetap?
Jawaban: Ya. Pelanggan tetap yang menjual jelantah secara rutin (minimal 2x sebulan dengan volume konsisten) berhak mendapatkan harga khusus dan prioritas penjemputan. Hubungi tim CUREAHH untuk detail program pelanggan setia.
Wilayah Layanan CUREAHH - Seluruh Jabodetabek
Kesimpulan
Harga minyak jelantah di Jabodetabek per Januari 2026 berkisar antara Rp 7.500 hingga Rp 8.000 per liter, tergantung volume penjualan. Dengan menjual ke CUREAHH sebagai pengepul tangan pertama, Anda mendapatkan:
Harga terbaik - Lebih tinggi dari pengepul biasa
Proses transparan - Timbangan digital, bayar cash
Penjemputan gratis - Seluruh Jabodetabek
Jaminan legal - 100% biodiesel, bukan minyak ilegal
Dampak lingkungan positif - Selamatkan jutaan liter air
Jangan biarkan jelantah Anda terbuang sia-sia atau jatuh ke tangan yang salah. Ubah limbah dapur menjadi uang tunai dan kontribusi nyata untuk lingkungan!