Rincian Modal Bisnis Minyak Jelantah 2026: Dari Rp 2 Juta Sudah Bisa Mulai

Salah satu daya tarik terbesar bisnis minyak jelantah adalah modalnya yang sangat terjangkau. Berbeda dengan bisnis lain yang butuh puluhan juta untuk memulai, bisnis ini bisa dimulai dengan modal Rp 2-5 juta saja. Tapi pertanyaannya, modal itu dipakai untuk apa saja? Kapan balik modal?

Artikel ini akan mengupas tuntas rincian modal usaha, peralatan yang dibutuhkan, simulasi keuntungan, dan kapan Anda bisa mencapai break even point (BEP). Semua dengan angka riil dan perhitungan transparan.

Jika Anda belum familiar dengan bisnis ini, baca dulu panduan lengkap bisnis minyak jelantah.

📊 Pilih Skala Bisnis Anda

Sebelum menghitung modal, tentukan dulu skala bisnis yang ingin Anda jalankan:

SkalaVolume/BulanModal AwalPotensi Profit/BulanCocok Untuk
Kecil (Rumahan)200-1.000 LRp 2-5 jutaRp 500.000-3 jutaSampingan, ibu rumah tangga
Menengah1.000-5.000 LRp 5-15 jutaRp 3-15 jutaUsaha utama, UMKM
Besar5.000-20.000+ LRp 15-50 jutaRp 15-60+ jutaPengepul profesional

Untuk memahami potensi pasar secara mendalam: Peluang Bisnis Minyak Jelantah

🛠️ Peralatan yang Dibutuhkan

Peralatan Wajib (Semua Skala)

  • Jerigen HDPE food-grade — Untuk mengumpulkan dan menyimpan minyak. Jangan pakai bekas oli atau bahan kimia
  • Timbangan digital — Untuk menimbang minyak dengan akurat. Wajib digital agar transparan
  • Saringan minyak — Untuk menyaring kotoran dan sisa gorengan. Pelajari: Cara Menyaring Minyak Jelantah
  • Corong — Untuk memudahkan penuangan minyak ke jerigen
  • Buku catatan/aplikasi — Untuk mencatat transaksi, volume, dan data supplier

Peralatan Tambahan (Skala Menengah-Besar)

  • Drum/tangki penampung besar — Untuk menyimpan volume besar sebelum dijual ke buyer
  • Pompa transfer minyak — Memudahkan pemindahan minyak dari wadah kecil ke tangki besar
  • Kendaraan operasional — Motor (skala kecil), pickup (skala menengah-besar)
  • Alat tes kualitas — Untuk mengecek kadar air dan tingkat kejernihan
  • APD (Alat Pelindung Diri) — Sarung tangan, celemek, masker saat handling minyak

Tips Memilih Peralatan

  • ✅ Pilih jerigen baru atau bekas minyak goreng — bukan bekas bahan kimia
  • ✅ Timbangan digital minimal akurasi 100 gram
  • ✅ Saringan minimal 2 layer (kawat kasar + kain halus)
  • ✅ Beli peralatan secara bertahap sesuai pertumbuhan bisnis

📊 Biaya Operasional Bulanan

ItemSkala KecilSkala MenengahSkala Besar
Bensin/transportasiRp 200.000Rp 500.000Rp 1.500.000
Pulsa/internetRp 50.000Rp 100.000Rp 200.000
Penggantian jerigenRp 50.000Rp 150.000Rp 400.000
Sewa tempatRp 0 (rumah sendiri)Rp 500.000Rp 1.000.000
Gaji karyawanRp 0 (sendiri)Rp 0-2.000.000Rp 4.000.000
MarketingRp 50.000Rp 200.000Rp 500.000
Perawatan kendaraanRp 100.000Rp 200.000Rp 500.000
TOTAL/BULANRp 450.000Rp 1.650.000Rp 8.100.000

📈 Simulasi Keuntungan dan ROI

Simulasi Skala Kecil (500 liter/bulan)

ItemPerhitunganJumlah
Pendapatan500 L × Rp 7.500Rp 3.750.000
Biaya beli minyak500 L × Rp 5.500-Rp 2.750.000
Biaya operasionalTransportasi, pulsa, dll-Rp 450.000
LABA BERSIH/BULAN Rp 550.000
ROIRp 550.000 / Rp 2.695.00020,4% per bulan

Simulasi Skala Menengah (2.000 liter/bulan)

ItemPerhitunganJumlah
Pendapatan2.000 L × Rp 7.500Rp 15.000.000
Biaya beli minyak2.000 L × Rp 5.500-Rp 11.000.000
Biaya operasionalTransportasi, gaji, dll-Rp 1.650.000
LABA BERSIH/BULAN Rp 2.350.000
ROIRp 2.350.000 / Rp 7.825.00030% per bulan

Simulasi Skala Besar (10.000 liter/bulan)

ItemPerhitunganJumlah
Pendapatan10.000 L × Rp 8.000Rp 80.000.000
Biaya beli minyak10.000 L × Rp 6.000-Rp 60.000.000
Biaya operasionalTransportasi, gaji, sewa, dll-Rp 8.100.000
LABA BERSIH/BULAN Rp 11.900.000
ROIRp 11.900.000 / Rp 51.750.00023% per bulan

Gunakan kalkulator untuk simulasi dengan angka Anda sendiri: Kalkulator Minyak Jelantah

⏱️ Break Even Point (BEP)

Break Even Point adalah titik di mana total pendapatan sama dengan total biaya — artinya modal sudah kembali.

Perhitungan BEP per Skala

SkalaModal AwalLaba Bersih/BulanBEP
KecilRp 2.695.000Rp 550.000~5 bulan
MenengahRp 7.825.000Rp 2.350.000~3-4 bulan
BesarRp 51.750.000Rp 11.900.000~4-5 bulan

Faktor yang Mempengaruhi BEP:

  • Kecepatan mendapatkan supplier — Makin cepat supplier terkumpul, makin cepat BEP
  • Konsistensi volume — Volume fluktuatif memperlambat BEP
  • Efisiensi operasional — Biaya tinggi memperlambat BEP
  • Harga beli vs harga jual — Margin yang lebih besar mempercepat BEP

💡 Tips Menghemat Modal Awal

  1. Mulai dari skala kecil — Tidak perlu langsung besar. Uji pasar dulu dengan modal minimal
  2. Gunakan kendaraan yang sudah ada — Motor pribadi sudah cukup untuk awal
  3. Beli peralatan bertahap — Beli sesuai kebutuhan, jangan borong semua sekaligus
  4. Manfaatkan wadah bekas — Jerigen bekas minyak goreng baru (bukan bekas bahan kimia)
  5. Operasional dari rumah — Simpan minyak di garasi, tidak perlu sewa gudang dulu
  6. Marketing gratis dulu — Door-to-door, WhatsApp, dan word of mouth sebelum cetak spanduk
  7. Gabung program kemitraan — Beberapa pengepul besar menyediakan jerigen dan peralatan untuk mitra

Cek program kemitraan: Mitra CUREAHH

FAQ – Pertanyaan Umum

Berapa modal minimal untuk memulai bisnis minyak jelantah?

Modal minimal sekitar Rp 2-3 juta untuk skala kecil. Ini mencakup jerigen, timbangan digital, saringan, dan modal beli minyak pertama sekitar 200 liter. Kendaraan dan tempat penyimpanan menggunakan yang sudah ada.

Peralatan apa saja yang wajib dimiliki?

Peralatan wajib minimal: jerigen food-grade, timbangan digital, saringan minyak, dan corong. Untuk skala menengah ke atas, tambahkan drum penampung, pompa transfer, dan kendaraan pickup.

Berapa lama modal bisa kembali (BEP)?

BEP rata-rata 3-5 bulan tergantung skala bisnis dan kecepatan mendapatkan supplier. Skala menengah biasanya paling cepat BEP karena margin sudah bagus tapi biaya belum terlalu besar.

Apakah bisnis minyak jelantah benar-benar menguntungkan?

Ya. Dengan margin Rp 1.500-2.500 per liter dan volume 2.000 liter/bulan, Anda bisa mendapatkan laba bersih Rp 2-3 juta per bulan. Semakin besar volume, semakin besar keuntungannya. ROI bisnis ini termasuk tinggi dibanding bisnis lain dengan modal serupa.

Apakah perlu sewa gudang untuk menyimpan minyak jelantah?

Untuk skala kecil, tidak perlu. Garasi atau halaman belakang rumah sudah cukup. Untuk skala menengah ke atas dengan volume >2.000 liter/bulan, sebaiknya sewa tempat yang lebih luas agar operasional lebih efisien dan aman.

Biaya operasional apa saja yang perlu diperhitungkan?

Biaya operasional utama: bensin/transportasi, pulsa/internet, penggantian jerigen rusak, dan perawatan kendaraan. Untuk skala menengah-besar, tambahkan sewa tempat, gaji karyawan, dan biaya marketing.

Kesimpulan

Bisnis minyak jelantah adalah salah satu usaha dengan modal paling terjangkau namun memiliki potensi keuntungan yang menarik. Dengan modal mulai dari Rp 2 juta, Anda sudah bisa memulai dan balik modal dalam 3-5 bulan.

🎯 Poin Penting:

  • ✅ Modal skala kecil mulai Rp 2-3 juta
  • ✅ Peralatan utama: jerigen, timbangan, saringan, corong
  • ✅ BEP rata-rata 3-5 bulan
  • ✅ ROI 20-30% per bulan
  • ✅ Mulai kecil, berkembang bertahap
  • ✅ Biaya operasional bisa ditekan dengan efisiensi

Siap memulai? Baca panduan step-by-step: Cara Memulai Bisnis Minyak Jelantah

Pelajari strategi untuk mengembangkan bisnis: Strategi Bisnis Minyak Jelantah

🚀 Mulai Bisnis Minyak Jelantah dengan Modal Minim!

Jadi Mitra Pengumpul CUREAHH — Modal Ringan, Untung Maksimal

💰 Harga beli: Rp 7.500 – 8.000/liter 📦 Bantuan peralatan untuk mitra 🤝 Bimbingan bisnis dari awal 📈 Potensi penghasilan jutaan per bulan

📞 WhatsApp: 0812-9565-7833